0857000000001
mrjkpka@jkpka.id
Jl. Bromo No. 16, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119 Indonesia
JKPKA dan Perum Jasa Tirta I Malang Dorong Pembelajaran Mendalam Melalui Program Sekolah Sahabat Sungai (3S) dan Penulisan Ilmiah Berbasis AI

Malang — Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) bersama Perum Jasa Tirta I Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui dunia pendidikan dengan menggelar workshop bertajuk “Berbagi Praktik Baik Pembelajaran Mendalam pada Program Sekolah Sahabat Sungai dan Penulisan Artikel Ilmiah Berbantuan Artificial Intelligence (AI)”. Kegiatan ini mengusung tema Penguatan Peran JKPKA dalam Pelestarian Sungai melalui Program Sekolah Sahabat Sungai (3S) dan Penulisan Artikel Ilmiah Guru.

Workshop dilaksanakan selama dua hari, Jumat–Sabtu, 24–25 April 2026, bertempat di Taman Wisata Selorejo. Kegiatan ini secara resmi dilaksanakan oleh JKPKA berkolaborasi dengan Perum Jasa Tirta I Malang sebagai bentuk sinergi antara pengelola sumber daya air dan dunia pendidikan. Sebanyak 60 guru SMA dan SMK dari berbagai wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS), meliputi Brantas Hulu, Brantas Tengah, Hilir Surabaya, Hilir Jombang-Mojokerto, Bengawan Solo Madiun, hingga Jatrunseluna Semarang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Sub-Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I, Ibu Yulia Puspitaningroem, S.E. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan pengelola sumber daya air dalam menjaga keberlanjutan sungai. Sambutan juga disampaikan oleh Pembina JKPKA, Bapak Drs. Soetarno, M.Si., serta Ketua JKPKA, Ibu Istri Setyowati, M.Pd., yang menekankan peran strategis guru sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.

Kegiatan workshop diisi oleh narasumber kompeten di bidangnya. Prof. Budi Handoyo dari Universitas Negeri Malang memaparkan materi mengenai penerapan pembelajaran mendalam dalam Program Sekolah Sahabat Sungai (3S). Sementara itu, Assoc. Prof. Ir. Galih Wasis Wicakso, S.Kom., M.Cs. dari Universitas Muhammadiyah Malang menyampaikan materi terkait penyusunan perangkat pembelajaran dan penulisan artikel ilmiah berbantuan Artificial Intelligence (AI), yang menjadi inovasi penting dalam mendukung profesionalisme guru di era digital.   

`           Tidak hanya menerima materi, para peserta juga terlibat aktif dalam sesi berbagi praktik baik. Bapak/Ibu guru dari berbagai wilayah mempresentasikan pengalaman nyata mereka dalam mengimplementasikan program Sekolah Sahabat Sungai (3S) di sekolah masing-masing, mulai dari kegiatan monitoring kualitas air sederhana, proyek berbasis lingkungan, hingga integrasi isu pelestarian sungai dalam pembelajaran lintas mata pelajaran. Sesi ini menjadi ruang inspiratif untuk saling belajar, bertukar ide, serta memperkaya strategi pembelajaran yang kontekstual dan berdampak.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menggali strategi implementasi yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Workshop ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang relevan dengan tantangan pembelajaran saat ini.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran JKPKA melalui sinergi bersama Perum Jasa Tirta I Malang dengan guru  dalam upaya pelestarian sungai. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, pemanfaatan teknologi AI, serta berbagi praktik baik antar guru, diharapkan tercipta ekosistem pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Program Sekolah Sahabat Sungai (3S) diharapkan semakin dapat berjalan sesuai yang direnacanakan dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan khususnya sungai. Selain itu, guru diharapkan semakin produktif dalam menghasilkan karya ilmiah berbasis praktik pembelajaran di kelas. Dengan demikian, kontribusi dunia pendidikan dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya sungai, dapat semakin nyata dan berdampak luas bagi masyarakat.