0857000000001
mrjkpka@jkpka.id
Jl. Bromo No. 16, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119 Indonesia
Pelatihan Pemantauan Kualitas Air Sungai bagi Siswa SMA Laboratorium UM dalam Rangka Menuju Sekolah Sahabat Sungai

Pelatihan Pemantauan Kualitas Air Sungai bagi Siswa SMA Laboratorium UM dalam Rangka Menuju Sekolah Sahabat Sungai

Malang, 20 Agustus 2026 – Dalam rangka mendukung program Sekolah Sahabat Sungai, SMA Laboratorium UM bekerja sama dengan Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) menyelenggarakan Pelatihan Pemantauan Kualitas Air Sungai bagi Siswa SMA Laboratorium UM. Kegiatan ini diikuti oleh 56 siswa perwakilan kelas X dan XI, didampingi oleh bapak dan ibu guru pembimbing JKPKA dari mata pelajaran IPA dan Geografi, serta mahasiswa Program Pengenalan Lapangan (PPL) Universitas Negeri Malang.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Laboratorium UM, Bapak Deddy Setiawan, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak peserta untuk menyadari betapa pentingnya air bagi kehidupan manusia. Melalui pertanyaan sederhana namun mendalam, “Berapa lama manusia dapat bertahan hidup tanpa air?”, beliau mengajak siswa merenungkan bahwa air merupakan kebutuhan dasar yang tidak tergantikan. Oleh karena itu, menjaga kualitas air dan kelestarian sungai merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai sejak usia sekolah.

Kepala sekolah juga menegaskan bahwa siswa yang mengikuti pelatihan ini memiliki peran strategis sebagai Duta Sungai dan Duta Lingkungan di kelas masing-masing. Mereka diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga kualitas air sungai, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.

“Saya berharap peserta pelatihan hari ini dapat menjadi pelopor dan penggerak kepedulian lingkungan di sekolah. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan kelas, mengurangi sampah, dan tidak membuang sampah sekecil apa pun sembarangan. Jika kebiasaan baik ini dilakukan secara konsisten, maka akan tumbuh budaya sekolah yang peduli terhadap lingkungan dan sungai sebagai sumber kehidupan kita,” ujar Bapak Deddy Setiawan, M.Pd.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Pemantauan Kualitas Air Sungai oleh Istri Setyowati, M.Pd., selaku Ketua JKPKA. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemantauan kualitas air sungai sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan. Materi yang disampaikan mencakup parameter pemantauan kualitas air yang meliputi fisika, kimia, dan biologi, pengenalan alat-alat pemantauan, teknik pengambilan data di lapangan, serta mekanisme pelaporan hasil pemantauan.

Dalam paparannya, Istri Setyowati menekankan bahwa kegiatan pemantauan kualitas air tidak hanya bertujuan mengumpulkan data, tetapi juga membangun kesadaran dan kepedulian peserta terhadap kondisi sungai di sekitar mereka.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang kualitas air sungai secara teori, tetapi juga diajak untuk mengamati secara langsung kondisi lingkungan, mengidentifikasi permasalahan yang ada, dan mengambil peran dalam menjaga kelestarian sumber daya air. Harapannya, siswa mampu menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berlatih memahami berbagai parameter yang digunakan dalam pemantauan kualitas air sungai. Kegiatan pada tanggal 20 Agustus 2026 ditutup dengan pembentukan kelompok pemantauan dan pembagian tugas pengamatan, sebagai persiapan untuk kegiatan lapangan yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, pada 22 Agustus 2026 para peserta akan melaksanakan Pemantauan Kualitas Air Sungai Tahap I di titik pantau yang telah ditentukan. Kegiatan lapangan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk menerapkan secara langsung pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai Duta Sungai dan Duta Lingkungan di SMA Laboratorium UM.

Melalui rangkaian kegiatan ini, SMA Laboratorium UM bersama JKPKA terus berupaya menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki kesadaran untuk menjaga kualitas air sungai. Program ini juga menjadi bagian dari langkah nyata sekolah dalam mewujudkan budaya Sekolah Sahabat Sungai, yaitu sekolah yang aktif berperan dalam pelestarian sumber daya air dan lingkungan hidup secara berkelanjutan.