Progran kerja utama JKPKA tahun 2024 adalah Regenerasi Anggota JKPKA. Berdasarkan data tahun 2023 anggota JKPKA sebanyak 202 sekolah. Dari 202 sekolah, 183 sekolah tersebar di DAS Brantas Hulu, Hilir, Tengah, DAS Bengawan Solo, sisanya di luar pulau Jawa dan DAS Asahan Sumatra . Dari hasil penulusaran yang dilakukan oleh Koordinator Wilayah Hulu pada setiap kegiatan JKPKA, dari 202 sekolah tersebut yang terlibat aktif di kegiatan JKPKA hanya sekitar 15 %. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hasil wawancara Korwil Hulu dengan Koordinator Pusat JKPKA diperoleh informasi bahwa data 202 anggota JKPKA itu merupakan data yang diperoleh berdasarkan kesepakatan dengan Ketua MGMP di masing-masing wilayah. Sekolah-sekolah yang di data sebagai anggota JKPKA saat itu belum semuanya mendapatkan pelatihan tentang pemantuan kualitas air sungai.
Berkaitan dengan hal tersebut, maka progam kerja utama JKPKA tahun 2024 salah satunya regenerasi anggota untuk wilayah DAS Brantas Hulu, Hilir, Tengah, DAS Bengawan Solo dan Asahan. Tujuan dari kegiatan ini antara lain:
1) Mengaktifkan Kembali Sekolah yang Sudah Tergabung
Mengajak sekolah-sekolah yang sudah tergabung di JKPJA untuk kembali berpartisipasi aktif dalam kegiatan JKPKA melalui revitalisasi program pemantauan kualitas air dan program lainnya.
2) Menambah Keanggotaan dengan Sekolah Baru
Memperluas jaringan JKPKA dengan merekrut sekolah-sekolah baru untuk terlibat dalam upaya pelestarian sumber daya air.
3) Menciptakan Mekanisme Keberlanjutan JKPKA
Menyusun strategi regenerasi anggota yang memungkinkan keberlanjutan program meskipun terjadi pergantian siswa dan pembimbing di sekolah maupun pergantian pimpinan di sekolah.
4) Membangun Komunikasi dan Kolaborasi Antar Sekolah
Menghubungkan sekolah-sekolah anggota JKPKA dalam sebuah jaringan yang solid untuk berbagi informasi tentang kualitas air sungai diwilayah masing-masing dan berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam menjaga kualitas sumber daya air.
5) Meningkatkan Peran Sekolah dalam Pelestarian Lingkungan
Menguatkan posisi sekolah sebagai pusat edukasi dan aksi nyata yang bisa dilakukan oleh guru dan siswa dalam menjaga sumber daya air untuk masa depan yang berkelanjutan.
Keterlibatan sekolah –sekolah yang sudah menjadi anggota JKPKA dalam kegiatan JKPKA juga dipengarhui oleh beberpa faktor antara lain:
Untuk mencapai tujuan di atas kegiatan yang dilkukan oleh JKPKA mulai bulan Juli – Desember 2024 antara memberikan Pelatihan tentang pemantauan kualitas air sungai pada anggota JKPKA lama di wilayah DAS Bratas Hulu, Tengah, Hilir, DAS Brantas Bengawan Solo Madiun. Dari kegiatan Pelatihan , bisa berhasil mengajak kembali 21% atau 43 sekolah untuk terlibat kembali pada kegiatan JKPKA, selain itu dari kegiatan pelatihan berhasil juga mengajak 58 sekolah baru pada kegiatan JKPKA. Total hasil regenarasi di wilayah Brantas, Bengawan Solo dan Asahan sebanyak 101 sekolah.
Untuk menciptakan keberlajutan JKPKA di sekolah yang sudah tergabung, maka pada kegiatan regenerasi juga menambah guru pembimbing pada masing-masing sekolah anggota JKPKA untuk diikutkan dalam pelatihan, minimal satu sekolah ada dua guru pembimbing. Adapun yang bisa bertidak sebagai Guru pembimbing yaitu guru yang mengapu pelajaran biologi, Kimia, Fisika dan Geografi. Dari hasil regenerasi 101 sekolah ada 134 guru pembimbing. Berikut rician hasil regenerasi dari masing-masing wilayah.
Diharapkan sekolah-sekolah dan guru pembimbing hasil regenerasi tahun 2024 ini berkomitmen untuk aktif terlibat dalam kegiatan pemantuan kualitas air sungai di wilayah masing-masing atapuan kegiatan lain yang berkaitan dengan pelestarian sumber air dengan mandiri maupun bersama dengan JKPKA
